BAZNAS ENREKANG SALURKAN BANTUAN SANITASI DAN RUMAH TINGGAL LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU

Terkini 16 Sep 2026 06:44 3 min read 11 views By LINTAS HERMAN

Share berita ini

BAZNAS ENREKANG SALURKAN BANTUAN SANITASI DAN RUMAH TINGGAL LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU
LINTAS TV SULSEL, ENREKANG — Bagi sebagian orang, memiliki jamban di rumah adalah hal biasa. Namun bagi sejumlah keluarga kurang mampu di Kabupa...

LINTAS TV SULSEL, ENREKANG — Bagi sebagian orang, memiliki jamban di rumah adalah hal biasa. Namun bagi sejumlah keluarga kurang mampu di Kabupaten Enrekang, fasilitas sederhana itu justru menjadi sesuatu yang selama bertahun-tahun buang air besar (BAB), mereka terpaksa menumpang di rumah tetangga.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang. Pada Jumat (11/9/2026), BAZNAS Enrekang bergerak ke sejumlah wilayah untuk menyalurkan bantuan sanitasi sekaligus rumah tinggal layak huni kepada masyarakat yang membutuhkan.

Salah satunya diberikan kepada Emang, warga Dusun Ra'ca, Desa Mampu, Kecamatan Anggeraja. Emang menerima bantuan sanitasi berupa pembangunan jamban keluarga sebesar Rp3 juta.

Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi keluarga penerima. Sebab, keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan membangun jamban selama ini belum menjadi prioritas.

Bukan hanya di Anggeraja, bantuan sanitasi juga menyasar warga di Kecamatan Bungin.

Di Dusun Nating, Desa Sawitto, BAZNAS Enrekang memberikan bantuan pembangunan WC atau sanitasi kepada Irsan. Bantuan serupa juga diberikan kepada Sadaria, warga Dusun Kampung Baru, Desa Bungin, Kecamatan Bungin.

Jamban itu menjadi simbol perubahan kecil yang sangat berarti dalam kehidupan mereka. Setelah bertahun-tahun harus menumpang ke rumah tetangga, kini mereka memiliki harapan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga di rumah sendiri.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Enrekang, Ir. Arsil Bagenda, mengatakan para penerima bantuan merupakan masyarakat yang masuk dalam kategori miskin.

Menurutnya, sebagian dari mereka tetap bekerja, namun penghasilan yang diperoleh tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mereka yang kami salurkan bantuan ini termasuk dalam golongan kategori miskin. Mereka punya pekerjaan, tapi tidak cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Jangankan berpikir membangun WC, untuk makan sehari-hari saja tidak cukup,” kata Arsil.

“Kami hadir di sini agar mereka tidak lagi harus ke tetangga untuk BAB,” ujarnya.

Rumah 3x5 Meter Nyaris Roboh Di hari yang sama, BAZNAS Enrekang juga bergerak ke Dusun Lemo, Kelurahan Tomenawa, Kecamatan Baraka, Bantuan diberikan kepada Tarsan berupa bantuan pembangunan rumah tinggal layak huni sebesar Rp15 juta. Tarsan selama ini tinggal bersama istri dan dua anaknya di sebuah rumah berukuran sekitar 3x5 meter. Kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan rumah tersebut sudah rapuh dan hampir roboh. 

Bantuan BAZNAS Enrekang pun diharapkan menjadi awal bagi keluarga tersebut untuk memiliki hunian yang lebih aman dan layak.

Bantuan diserahkan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Enrekang Ir. Arsil Bagenda bersama Wakil Ketua III Bidang Keuangan BAZNAS Enrekang Akhmad Yani Siri, SE, dan disaksikan pemerintah serta masyarakat setempat.

“Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat membantu Tarsan dan keluarganya untuk bisa tinggal di rumah yang layak huni. Tentu dibutuhkan bantuan berbagai elemen, selain BAZNAS Enrekang" Katanya. 

Bagi Tarsan, perhatian tersebut memberi harapan baru setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang nyaris roboh.

Sementara bagi Emang, Irsan dan Sadaria, bantuan jamban menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini tidak mampu mereka penuhi sendiri.

Tidak memiliki WC bukan semata persoalan fasilitas. Bagi keluarga miskin, keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan sanitasi harus berada di bawah kebutuhan pangan dan biaya hidup sehari-hari.

Kini, melalui zakat yang dihimpun BAZNAS Enrekang, mereka perlahan mendapatkan kembali sesuatu yang sederhana namun sangat berarti: rumah yang lebih layak dan jamban milik sendiri.

Salah seorang penerima bantuan sanitasi mengungkapkan rasa syukurnya.

“Dengan adanya bantuan dari BAZNAS Enrekang, kami tidak lagi ke rumah tetangga untuk BAB. Terima kasih banyak BAZNAS Enrekang. Semoga para muzaki yang telah menyalurkan bantuannya selalu.

Lintas TV Sulsel