DESA TARING TAK KEBAGIAN AIR WADUK KARALLOE, WARGA JUSTRU HADAPI RISIKO EKOLOGI

Terkini 14 Sep 2026 23:04 2 min read 21 views By LINTAS NATSIR LEWA

Share berita ini

DESA TARING TAK KEBAGIAN AIR WADUK KARALLOE, WARGA JUSTRU HADAPI RISIKO EKOLOGI
LINTAS TV SULSEL, GOWA — Keberadaan Waduk Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali menjadi perhatian masyarakat. Waduk yang dibangu...

LINTAS TV SULSEL, GOWA — Keberadaan Waduk Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali menjadi perhatian masyarakat. Waduk yang dibangun untuk mendukung ketahanan pangan dan pengairan pertanian tersebut dinilai belum memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat di wilayah sekitar.

Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, yang berada di kawasan sekitar waduk, disebut tidak mendapatkan aliran irigasi dari Waduk Karalloe. Sementara itu, air waduk dimanfaatkan untuk mengairi wilayah lainnya.

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketimpangan. Masyarakat Desa Taring yang berada di wilayah sekitar sumber air justru masih mengandalkan sumber air tradisional untuk memenuhi kebutuhan pertanian dan kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, posisi Desa Taring yang berada di bantaran sungai sisi selatan waduk membuat masyarakat khawatir terhadap potensi risiko ekologis, seperti limpasan air, banjir dan erosi.

“Kami tinggal di sekitar waduk, tetapi tidak mendapat manfaatnya. Justru kalau terjadi banjir atau longsor, desa kami yang pertama terkena dampaknya,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.

Warga berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap distribusi manfaat Waduk Karalloe, termasuk kemungkinan pembangunan saluran irigasi yang dapat menjangkau wilayah Desa Taring.

Selain itu, masyarakat meminta adanya langkah mitigasi, seperti penguatan tanggul, penghijauan atau reboisasi di kawasan rawan erosi, serta perlindungan lahan pertanian dan permukiman.

Masyarakat berharap pembangunan Waduk Karalloe tidak hanya memberikan manfaat bagi daerah penerima aliran irigasi, tetapi juga memperhatikan masyarakat yang berada di sekitar kawasan sumber air.

Keadilan dalam pemanfaatan sumber daya air dinilai penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pihak yang menanggung risiko ekologis, tetapi juga memperoleh manfaat nyata dari pembangunan.

Lintas TV Sulsel