AKSI UNJUK RASA DAMAI DPC LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA (LAKI) DI MAPOLRES JENEPONTO BERUNJUK SOROTAN TAJAM TERHADAP KINERJA SATRESKRIM DAN SIKAP PERSONIL SAAT MENGAMANKAN MASSA

Terkini 20 Aug 2026 09:52 1 min read 21 views By LINTAS SAID

Share berita ini

AKSI UNJUK RASA DAMAI DPC LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA (LAKI) DI MAPOLRES JENEPONTO BERUNJUK SOROTAN TAJAM TERHADAP KINERJA  SATRESKRIM DAN SIKAP PERSONIL SAAT MENGAMANKAN MASSA
Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Alif, mendesak Kapolres Jeneponto mengevaluasi bahkan mencopot Kasat Reskrim terkait sorotan terhadap penanganan s...

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Alif, mendesak Kapolres Jeneponto mengevaluasi bahkan mencopot Kasat Reskrim terkait sorotan terhadap penanganan sejumlah perkara, termasuk dugaan penganiayaan.

“Kami datang secara damai menyampaikan aspirasi. Kalau ditemukan ketidakprofesionalan dalam penanganan perkara, kami meminta Kasat Reskrim dievaluasi dan dicopot,” tegas Alif, Selasa (18/08/2026) mulai pukul 13.20 Wira.

Ketegangan menjadi sorotan ketika Katim Resmob Polres Jeneponto, Aiptu Rasad, disebut menunjukkan sikap emosional di hadapan massa. Ia disebut mengangkat baju dan berteriak, “Lawan saya!”

Alif menilai sikap tersebut tidak mencerminkan pendekatan humanis yang seharusnya ditunjukkan aparat kepolisian ketika menghadapi masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

Kami bukan datang untuk berkelahi. Kami menyampaikan kritik secara damai. Kalau aparat justru berteriak ‘Lawan saya’, tentu kami mempertanyakan sikap tersebut,” ujar Alif.

Menurutnya, kritik terhadap kinerja kepolisian semestinya dijawab dengan data dan penjelasan hukum, bukan dengan sikap emosional.

“Kami mempertanyakan kinerja, bukan menyerang pribadi anggota. Kalau ada kritik, jawab dengan data dan proses hukum, jangan dengan emosi,” tegasnya.

Lintas TV Sulsel