PERANG KELOMPOK PECAH DI BITOWA RAYA MAKASSAR, POLISI BERHASIL KENDALIKAN SITUASI

Terkini 10 Sep 2026 07:03 3 min read 6 views By LINTAS HAMDAN

Share berita ini

PERANG KELOMPOK PECAH DI BITOWA RAYA MAKASSAR, POLISI BERHASIL KENDALIKAN SITUASI
LINTAS TV SULSEL, Makassar – Aksi saling serang antar kelompok terjadi di Jalan Bitowa Raya, tepatnya di depan gerbang Kompleks Aditarina, Kelur...

LINTAS TV SULSEL, Makassar – Aksi saling serang antar kelompok terjadi di Jalan Bitowa Raya, tepatnya di depan gerbang Kompleks Aditarina, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (9/9/2026).

Peristiwa tersebut sempat mengakibatkan akses Jalan Bitowa Raya tertutup dan arus lalu lintas terganggu. Dalam kejadian itu, empat orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena anak panah, sementara dua unit sepeda motor dibakar oleh massa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, situasi mulai memanas sekitar pukul 10.00 Wita. Sejumlah warga Kompleks Aditarina melakukan penutupan akses jalan menggunakan balok, kayu, dan bambu.

Penutupan jalan tersebut dilakukan setelah warga mendengar informasi mengenai rencana kedatangan sekelompok massa yang disebut akan melakukan pemasangan papan bicara di sekitar lokasi Kompleks Aditarina.

Situasi kemudian semakin memanas. Warga yang melintas diarahkan untuk berbalik dan menjauh dari lokasi. Sejumlah orang yang berada di sekitar pinggir jalan juga diminta meninggalkan lokasi karena situasi dinilai tidak kondusif.

Personel Polsek Manggala yang tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemantauan juga menghadapi penolakan dari sejumlah warga.

Mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan yang lebih luas, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'Longan, S.H., M.H., M.Si., segera memerintahkan personel untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik, termasuk di pertigaan Jalan Ujung Bori, Antang dan Pannara.

Pengalihan arus dilakukan untuk mencegah kendaraan memasuki kawasan yang berpotensi menjadi lokasi bentrokan. Sementara personel lainnya melakukan pemantauan dan pengamanan di sekitar tempat kejadian sambil menunggu perkuatan personel dari Polrestabes Makassar.

Sekitar pukul 11.30 Wita, bentrokan dilaporkan terjadi di kawasan sekitar Waduk Tunggu Pampang. Kedua kelompok saling serang dengan menggunakan batu, anak panah, dan petasan.

Situasi kembali memanas sekitar pukul 12.30 Wita ketika terjadi aksi saling serang antara warga Bitowa Lama dengan kelompok massa yang datang dari arah Kelurahan Borong. Dalam bentrokan tersebut, kedua kelompok dilaporkan menggunakan batu, anak panah, serta senjata tajam.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si bersama personel tiba di lokasi sekitar pukul 12.56 Wita. Personel gabungan kemudian melakukan tindakan pengamanan dengan membubarkan massa yang terlibat aksi saling serang serta membuka kembali akses jalan yang sebelumnya ditutup.

Sekitar pukul 13.10 Wita, Kapolrestabes Makassar memberikan imbauan langsung kepada warga Kompleks Aditarina agar kembali masuk ke dalam kompleks dan tetap tenang.

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi serta menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, warga Kompleks Aditarina meminta aparat kepolisian untuk segera melakukan penindakan terhadap kelompok massa yang diduga melakukan penyerangan terhadap warga.

Dalam kejadian tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena anak panah. Selain itu, dua unit sepeda motor turut dibakar oleh massa.

Setelah dilakukan pengamanan dan pembubaran, situasi di sekitar Jalan Bitowa Raya secara bertahap kembali kondusif. Akses jalan yang sebelumnya tertutup kembali dibuka dan arus lalu lintas mulai berjalan normal.

Hingga sore hari, personel gabungan dari Polsek Manggala dan Polrestabes Makassar masih disiagakan di sekitar tempat kejadian perkara untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali.

Polisi juga terus melakukan pemantauan dan pendalaman terkait penyebab serta pihak-pihak yang terlibat dalam aksi bentrokan tersebut.

Lintas TV Sulsel